Posts

Showing posts from December, 2021

Analisis Sampel Apollo Singkap Informasi Baru Mengenai Evolusi Bulan

Image
 Analisis canggih dari sampel batuan yang diambil dari Bulan selama misi Apollo 17 telah mengungkapkan informasi baru tentang pendinginan kompleks dan sejarah evolusi Bulan. Temuan ini, dilakukan oleh peneliti University of Hawai'i (UH) di Manoa, yang mana hasilnya telah diterbitkan di jurnal Nature Communications pada 14 Desember 2021 yang berjudul Chemical heterogeneities reveal early rapid cooling of Apollo Troctolite 76535. Astronot Apollo 17 telah berhasil mengumpulkan sampel batuan troctolite 76535 dari permukaan Bulan pada tahun 1972, dan itu tetap menjadi salah satu sampel Bulan yang paling bernilai secara ilmiah karena sifatnya yang murni. Batu bulan yang diyakini berasal dari awal sejarah Bulan ini kemungkinan mengandung petunjuk penting untuk memahami pembentukan bulan. Troctolite 76535 adalah batuan plutonik berbutir kasar yang diyakini memiliki sejarah pendinginan yang lambat. Batu itu berasal dari awal sejarah Bulan. Ahli geologi telah menggambarkannya sebagai akumula...

Akhirnya, Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA pun Diluncurkan

Image
etelah melalui beberapa kendala, Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA pun akhirnya diluncurkan pada pukul 07:20 EST (Waktu Standar Timur) hari Sabtu bersama dengan roket Ariane 5 dari Spaceport Eropa di Guyana Prancis, Amerika Selatan. Sebuah upaya bersama dengan ESA (European Space Agency) dan Canadian Space Agency, observatorium Webb adalah misi unggulan revolusioner NASA untuk mencari cahaya dari galaksi pertama di alam semesta awal dan untuk menjelajahi tata surya kita sendiri, serta planet-planet yang mengorbit bintang lainnya yang disebut eksoplanet. "Teleskop Luar Angkasa James Webb mewakili ambisi yang dipertahankan NASA dan mitra kami dalam upaya mendorong kami maju ke masa depan," kata Administrator NASA Bill Nelson. "Janji Webb bukanlah apa yang kita tahu akan kita temukan; itu yang belum kita pahami atau belum bisa kita pahami tentang alam semesta kita. Saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan terungkap!" tambahnya dengan antusias. Tim darat mulai m...

'Hujan Plastik' Terjadi di Salah Satu Pegunungan Tertinggi di Amerika

Image
Studi terbaru berjudul It Is Raining Plastic yang dilakukan oleh US Geological Society, menunjukkan fenomena 'hujan' mikroplastik yang terjadi di beberapa puncak tertinggi di dunia. Beroperasi di bawah jaringan pemantau lingkungan nasional, para peneliti mengumpulkan sampel air hujan di seluruh negara bagian Colorado, sebelum menyaring, mengeringkan, menimbang, dan menganalisis sampel secara manual di bawah mikroskop dengan perbesaran sekitar 40 kali. Serat plastik mikroskopis beraneka warna kemudian ditemukan pada lebih dari 90% sampel. Warna yang paling sering muncul adalah biru, merah, perah, ungu, hijau, dan kuning. Penemuan mikroplastik pada pegunungan terpencil ini menunjukkan bahwa masalah pencemaran tidak hanya terjadi di kota besar.  "Kami menyadari ada lebih banyak mikroplastik di perkotaan dibanding pegunungan. Namun, di Pegunungan Rocky yang berada di wilayah terpencil dan hanya dapat diakses dengan berjalan kaki, juga terhujani partikel-partikel mikroplastik d...

Peristiwa Sejarah Bertepatan dengan Perubahan Iklim, Saling Berkaitan?

Image
Sebuah kerajaan atau kekaisaran, ketika mengalami kegagalan dan kemunduran biasanya dikaitkan dengan kegagalan sang pemimpin. Atau juga dikaitkan dengan kalahnya kekuatan terhadap pihak lawan. Namun, sebuah penelitian mencoba sudut pandang lain atas peristiwa tersebut. Mereka mengaitkannya dengan perubahan iklim. Tidak hanya itu, para peneliti juga mencoba mengaitkan perubahan iklim dengan peristiwa sejarah. Penelitian kemudian mempelajari perubahan suhu dan curah hujan di Eropa selama beberapa tahun. Penelitian ini kemudian menggambaran hubungan iklim dengan masyarakat. Ulf Büntgen, seorang paleoklimatolog asal Swiss Federal Institute di Zurich, bersama timnya berkolaborasi dengan para arkeolog untuk membuat pusat data yang terdiri dari 9.000-an potongan kayu dari 2.500 tahun silam. Sampel ini berasal dari pohon hidup, sisa-sisa bangunan, dan artefak kayu lainnya. Semua sampel yang diteliti ini berasal dari Prancis dan Jerman. Dengan mengukur luas cincin pertumbuhan tahunan kayu, tim ...

NASA: Letusan Gunung Agung Adalah Kabar Bahagia Bagi Kehidupan Manusia

Image
Masyarakat Bali mungkin sedang merasa "harap-harap cemas". Bukan tanpa alasan, Gunung Agung yang tengah aktif ini sudah beberapa kali mengalami erupsi. Salah satunya terjadi pada Senin (2/7/2018) malam, pukul 21.04 WITA. Berdasarkan data PVMBG, Gunung Agung menyemburkan abu setinggi 2.000 meter di atas puncak, atau 5.142 meter di atas permukaan laut. Berbeda dengan masyarakat Bali—dan mungkin masyarakat Indonesia—yang tengah was-was, para peneliti NASA justru merasakan hal yang bertokak belakang. Para peneliti NASA mengatakan bahwa letusan Gunung Agung berpotensi sebagai penyelamat dunia dalam permasalahan perubahan iklim. Dengan meneliti peristiwa alam ini, NASA berharap dapat menemukan banyak gambaran terhadap bagaimana bahan kimia yang dilepaskan ke atmosfer dapat digunakan untuk melawan perubahan iklim. Setelah Gunung Agung bangun dari tidur dan kemudian meletus pada akhir November tahun lalu, secara konsisten gunung itu menyemburkan uap dan gas ke atmosfer. Walaupun bebe...

Orang Etruria Kuno Bertakhta Sebagai Raja-raja Romawi Pertama

Image
Sebelum kejayaan Roma, orang Etruria menguasai sebagian besar wilayah yang sekarang disebut Italia. Bahkan beberapa raja Roma pertama berasal dari Etruria. Mungkin Etruria telah mendirikan negara kota yang akan mendominasi sebagian besar dunia yang dikenal selama berabad-abad. Dengan bahasa yang unik dan sebagian besar masih belum diketahui, peradaban awal ini secara substansial berbeda dari masyarakat Zaman Besi lainnya. Faktanya, Etruria memiliki pengetahuan canggih tentang pertanian, pengerjaan logam, dan patung yang sangat memengaruhi budaya Yunani dan Romawi kuno. “Ini pertama kali dikenal sebagai negara adidaya di Mediterania Barat,” Ujar Ben Turner dilansir dari Live Science. Bangsa Etruria berkembang selama berabad-abad, hanya untuk ditaklukkan oleh Romawi pada abad ketiga SM dan berasimilasi sepenuhnya ke dalam Republik Romawi oleh 90 SM. Selama beberapa generasi, para peneliti bertanya-tanya siapa orang Etruria itu dan dari mana mereka berasal. Pada awal abad kelima SM, sejar...

Robot Penjelajah NASA Menemukan Molekul Organik di Planet Mars

Image
Robot penjelajah Perseverance milik NASA membuat sebuah penemuan yang mengejutkan. Di tengah sejumlah temuan yang diumumkan pekan lalu di American Geophysical Union Fall Meeting, para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa Kawah Jezero di Mars terbentuk dari magma vulkanik cair. Selain itu, mereka juga menyampaikan bahwa molekul organik telah ditemukan di bebatuan dan debu di dasar kawah tersebut. Ini sama sekali bukan bukti kehidupan di Mars. Senyawa organik hanyalah senyawa yang mengandung ikatan karbon-hidrogen, dan ini dapat terbentuk melalui sejumlah proses non-biologis. Memang, senyawa organik telah ditemukan di Mars sebelumnya, baik oleh robot penjelajah Curiosity dan pengorbit Mars Express. Namun temuan itu menunjukkan bahwa batuan Mars dapat melestarikan senyawa ini dengan baik, yang pada gilirannya menunjukkan bahwa bahan organik biologis juga dapat dipertahankan. Dan itu adalah info yang cukup menggembirakan. Curiosity juga menemukan material organik di lokasi pendaratannya di da...

Miliarder Jepang Jadi Turis di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Image
Seorang miliarder Jepang bernama Yusaku Maezawa baru saja berpelesir ke luar angkasa pada akhir tahun 2021 ini. Sebelumnya tidak pernah ada lagi turis yang mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) dengan biaya sendiri sejak 2009. Bersama produsernya yang bernama Yozo Hirano dan seorang kosmonaut Rusia bnernama Alexander Misurkin, Maezawa berhasil dengan selamat kembali ke Bumi pada hari Senin, 20 Desember 2021. Sebelum mendarat mulus di Bumi, ia telah menghabiskan 12 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pengusaha yang bergerak di bidang fesyen dan mode ini melakukan pendaratan halus dalam sebuah kapsul Soyuz milik Rusia. Pendaratan dilakukan di stepa Kazakhstan sekitar 148 kilometer di tenggara kota Zhezkazgan pada pukul 09.13 waktu setempat. Awan rendah mencegah penyebaran helikopter pencarian dan penyelamatan ke daerah tersebut. Jadi tim penyelamat akhirnya mencapai lokasi pendaratan itu dengan kendaraan segala medan untuk membantu...

Ilmuwan Pecahkan Misteri Monster Tully

Image
Fosil ini berwujud paling aneh dari yang pernah ditemukan. Begitu anehnya sampai para ilmuwan menyebutnya Monster Tully, dari nama Francis Tully, pemburu fosil amatir yang menemukannya tahun 1958 di Amerika Serikat bagian tengah.  Sekarang sebuah kelompok peneliti dari Yale University mungkin akhirnya menemukan jawaban atas beberapa pertanyaan mengenai keganjilan evolusioner yang secara resmi disebut Tullimonstrum gregarium itu. Hasilnya dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal Nature dan menawarkan gambaran yang lebih jelas mengenai makhluk laut berusia 300 juta tahun itu.    Makhluk ini memang terlihat seperti monster: gigi dan mulutnya ada di ujung leher serupa belalai yang tampak lebih menyerupai cakar daripada mulut.  Lebih aneh lagi, matanya ada sedikit di atas bagian tengah di masing-masing sisi tubuh, di ujung sesuatu yang mirip batang di sepanjang punggungnya. Panjang tubuhnya hanya sampai 30 sentimeter. Namun, meski tampak ganjil, mereka cukup produktif. P...

Perdana, Pesawat Luar Angkasa Ini Berhasil 'Sentuh' Matahari

Image
Pesawat luar angkasa buatan NASA kembali membuat sejarah penting, kali ini berhasil "menyentuh" matahari dengan Parker Solar Probe. Pesawat luar angkasa yang diluncurkan pada tahun 2018 itu merupakan objek buatan manusia pertama yang mencapai lapisan atmosfer terluar matahari atau biasa disebut korona. Dilaporkan dari The Guardian, sebenarnya pesawat luar angkasa tersebut sampai di korona matahari pada bulan April lalu. Namun, butuh waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan dan mengonfirmasi data yang didapat oleh pesawat tersebut. Karena matahari tidak memiliki permukaan padat, korona adalah tempat dari banyak aktifitas matahari. Dengan menjelajahi wilayah yang sangat kuat secara magnetis ini dari dekat dapat membantu para ilmuwan lebih memahami badai matahari yang dapat mengganggu kehidupan di Bumi. "Ini menandai pencapaian tujuan utama misi Parker dan era baru untuk memahami fisika korona," kata Justin C. Kasper, penulis pertama, Deputy Chief Technology Officer di B...

Prasasti Bertulis: “Seluruh Manusia Akan Menghadapi Sesuatu” Ditemukan di Bandung

Image
Sebuah prasasti sepanjang 180 sentimeter dengan lebar 70 sentimeter dan tinggi 55 sentimeter, dibiarkan terbengkalai selama empat tahun sejak ditemukan beberapa tahun lalu (5/10/2010), di sebuah permukiman Kampung Cimaung RT 7/7, Cikapundung, Kelurahan Tamansari, Kota Bandung, tak jauh dari pemukiman warga. Prasasti tersebut pertama kali ditemukan tahun 1959, tapi baru mencuat ke publik belakangan ini. Dalam kurun waktu tersebut hingga sekarang, masyarakat setempat turut menjaga prasasti tersebut. Lalu, batu prasasti misterius dan mistis yang diduga dari abad ke-14 itu, oleh penghuni rumah awalnya, dilaporkan ke petugas purbakala Bandung pada tahun 2006. Kini batu berukuran lebar hampir dua meter dan tinggi setengah meter dari tanah tersebut mengundang perhatian peneliti benda purbakala, arkeolog, warga setempat, hingga pejabat di negeri ini. Pada prasasti berbahan batu andesit tersebut terdapat dua baris tulisan. Tulisan pertama memiliki panjang 15 sentimeter, sedangkan tulisan kedua ...

Misteri Interior Planet Mars Perlahan Mulai Dipetakan

Image
Misteri bagian dalam atau interior Planet Mars telah terungkap berkat data gempa mars yang dikumpulkan oleh rover robotika milik NASA, InSight. InSight telah mengumpulkan dan mendeteksi ratusan gempa mars sejak mendarat di planet merah tersebut pada 2018. Para ilmuwan di seluruh dunia bekerja sama untuk memetakan apa yang terjadi di bawah permukaan Mars untuk pertama kalinya. Ketebalan, struktur kerak dan mantel atas, serta pengungkapan inti cair dirinci di tiga makalah yang diterbitkan di Science, dikutip dari Mashable, Selasa (27/7/2021). Inti cair dari tetangga planet Bumi itu rupanya cukup menyimpang dari karakteristik terdalam planet kita. Sebagian besar terdiri dari paduan besi-nikel, inti Mars memanjang sekitar 1.100 mil dari pusat. Sementara itu, inti dalam bumi juga sebagian besar merupakan paduan besi-nikel tetapi merupakan bola padat dan padat dengan radius di bawah 800 mil. Makalah tersebut juga menggambarkan lapisan kerak setipis Bumi, hanya mencapai sekitar 15 hingga 45 m...

Misteri Alien yang Intip Bumi dari Planet Ini

Image
Alien diduga berusaha mengintip Bumi dari kejauhan. Mereka disebut melakukan aksinya pada 29 planet yang ada di tata surya. Temuan itu berasal dari dua astronom asal Amerika Serikat (AS). Caranya adalah mereka menemukan ada bayangan samar saat planet melewati bintang induknya. Trik tersebut diketahui digunakan untuk mengetahui adanya kehidupan di bagian lain di luar angkasa. "Kami bertanya, 'Untuk siapa kita menjadi alien, jika orang lain mencari?'. Nah ada sepotong kecil di langit di mana sistem bintang lain memiliki kursi depan kosmik untuk menemukan Bumi sebagai planet transit," kata Direktur Institute Carl Sagan, Universitas Corneel, Lisa Kalteneger, dikutip dari Global News, Rabu (1/9/2021). Para astronom berhasil menemukan 1.715 obyek yang disebut dapat melihat Bumi pada awalnya. Lalu mereka menghapus daftar dan menjadi hanya 46 sistem bintang yang cukup dekat untuk bisa mendengar siaran radio serta TV dari Bumi. Ilmuwan Senior di American Museum of Natural Hist...