Posts

Showing posts from January, 2022

Benarkah Nenek Moyang Manusia adalah Alien dari Planet Mars?

Image
Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari nama dewa perang Romawi. Namun planet ini juga dikenal sebagai planet merah, karena penampakannya yang kemerah-merahan. Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan, dibandingkan keadaan Planet Venus. Namun, keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara yang cukup rendah, dan tekanan udara yang rendah, ditambah komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan jika ingin tinggal di sana. Misi-misi ke planet Mars sampai penghujung abad ke-20 belum menemukan jejak kehidupan di sana, meski yang amat sederhana. Planet Mars memiliki 2 satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi, dan kala rotasinya 25,62 jam. Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra Zeus dan Hera. Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fit...

Misteri Penemuan Jejak-jejak Kaki Berusia 120 Ribu Tahun di Arab Saudi

Image
Sejumlah jejak kaki yang telah menjadi fosil, usianya diperkirakan sekitar 120 ribu tahun, ditemukan di Arab Saudi. Selain hewan, ada pula jejak kaki para manusia. Dikutip dari CNN, periset menggelar survei di danau kuno Alathar di Gurun Nefud, Arab Saudi. Jejak-jejak tersebut muncul sebagai akibat erosi sedimen. Jejak kaki hewan disimpulkan adalah milik kuda, unta sampai gajah. Adapun jejak kaki manusia usianya antara 112 ribu sampai 120 ribu tahun yang lalu dan memberikan pandangan soal rute yang diambil manusia modern awal pada saat migrasi bergerak dari Afrika. Mereka mungkin pindah 5.000 tahun lebih dini. "Jejak kaki itu mengindikasikan ada Homo sapiens di Arab utara, mungkin dari Afrika, ada di sana sekitar 125 ribu tahun silam," kata Mathew Stewart, pakar dari Max Planck Institute for Chemical Ecology. Dalam riset yang dipublikasikan di jurnal Science Advances ini, periset menyatakan jejak kaki itu mungkin adalah milik para pemburu kuno yang mengikuti binatang buruanny...

Asal Usul Air di Bumi yang Masih Misterius

Image
Air meliputi 70 persen pemukaan Bumi yang kita tinggali, namun asal usul keberadaannya masih simpang siur. Sebagian kalangan berpendapat air datang dari luar Bumi. Sementara sebagian kalangan lain meyakini air terbentuk bersama—atau tidak lama setelah—terbentuknya Bumi. Ketika planet Bumi terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun lalu, menurut pendapat kalangan pertama, air tidak muncul bersamaan dengan terbentuknya Bumi. Para ilmuwan yang tergabung dalam kalangan ini menyatakan, air di Bumi datang dari objek luar angkasa yang mengantarkannya ke planet Bumi. Pendapat itu didasari perkiraan bahwa kalau air datang bersamaan dengan terbentuknya planet Bumi pada 4,5 milyar tahun lalu, kemungkinan besar air itu sudah menguap karena panasnya Matahari yang waktu itu masih muda. Artinya, air kemungkinan datang dari tempat lain. Dari tempat lain mana? Itu masih jadi bahan pertanyaan yang hingga hari ini belum terjawab. Ketika tata surya baru mulai terbentuk, planet-planet dalam—Merkurius, Venus, Mars—...

Gim Ini Akan Dibuat dengan Mengkloning Dunia Nyata Sebagai Metaverse

Image
Bagaimana jadinya jika dunia nyata bisa disalin secara virtual sebagai gim? Mungkin kita bisa menjadi jagoannya, membuat kehidupan alternatif di sana seperti berbelanja atau bepergian dengna mudah, dan menjadi apa pun yang kita mau. Tentunya, untuk menciptakan gim atau metaverse seperti itu, selain membutuhkan tata ruang yang luas, adalah menyiapkan karakter sampingan atau NPC dengan jumlah banyak. Pembuatan ini sedang dikembangkan oleh Unity Technologies, sebuah perusahaan digital yang berdiri sejak 2004. Perusahaan yang berbasis bisnis NPC ini lewat mesin gim telah menciptakan arsitektur pada ratusan video gim, dan membuat banyak alat untuk mengintegrasikannya dengan berbagai unsur gim termasuk kecerdasan buatan (AI). "Dunia nyata sangat terbatas," kata Dany Lange, wakil presiden senior AI Unity, dikutip dari Wired. Dia adalah ahli komputer yang pernah membantu mengembangkan machine learning untuk IBM, Microsoft, dan Uber. "Di dunia buatan, pada dasanya Anda dapat memb...

Misteri Sinyal Ruang Angkasa yang Belum Terjawab Ilmuwan

Image
Teleskop radio di bumi kadang menerima sinyal frekuensi yang datang dari ruang angkasa. Kadang suaranya hanya dalam hitungan detik atau menit, kadang lebih singkat, hanya dalam milidetik. Sinyal itu disebut FRB, tapi peneliti tidak tahu dari mana asal frekuensi tersebut. Studi lain menyebutkan, sumber suara tersebut bisa berasal dari bencana yang sangat dahsyat, yang terjadi di alam semesta. Yang lain mengatakan sinyal FRB berasal dari sumber yang sama, tapi tempatnya tidak diketahui. Dan penyebab datangnya suara tersebut juga tidak diketahui.

Perburuan Ilmuwan Cina Mengejar Materi Gelap di Alam Semesta

Image
Di Cina, ada sebuah laboratorium sains terkenal, bernama Particle and Astrophysical Xenon (PandaX). Melalui laboratorium itu, para ilmuwan Cina berupaya untuk dapat menemukan dark matter alias materi gelap di alam semesta. Apa itu dark matter atau materi gelap? Dalam penelitian astronomi, informasi mengenai benda-benda langit hampir semuanya diantarkan oleh gelombang elektromagnetik. Jenis gelombangnya pun beragam, dari cahaya yang sehari-hari manusia bisa lihat, gelombang radio, gelombang inframerah, hingga sinar gamma. Dari situ, para astronom membuat alat pendeteksi khusus gelombang elektromagnetik dalam berbagai jenis spektrum, untuk mengetahui informasi yang dibawa gelombang tersebut mengenai benda langit yang kita amati. Namun, para astronom menemukan ada materi di alam semesta yang tidak berinteraksi dengan gelombang elektromagnetik. Materi inilah yang kemudian disebut “dark matter.” Ia terbukti eksis secara perhitungan, tetapi pengamatannya sulit dilakukan karena gelombang elek...

Astronom Menemukan Bukti Bulan Super 'Alien' Kedua di Luar Tata Surya

Image
Para astronom telah melaporkan keberadaan bulan kedua yang berukuran super mengorbit planet seukuran Jupiter di luar tata surya kita. Jika temuan ini dikonfirmasi, penampakan itu bisa berarti bahwa keberadaan exomoon adalah umum di alam semesta seperti halnya planet ekstrasurya, dan bahwa besar atau kecil, bulan seperti itu adalah fitur dari sistem planet. Tapi itu bisa menunggu lama. Penampakan exomoon pertama kali empat tahun lalu masih menunggu konfirmasi, dan verifikasi kandidat terbaru ini bisa sama panjang dan kontroversialnya. Penemuan yang dipublikasikan di Nature Astronomy pada 13 Januari 2022 yang berjudul An exomoon survey of 70 cool giant exoplanets and the new candidate Kepler-1708 b-i ini, dipimpin oleh David Kipping dan Cool Worlds Lab-nya di Universitas Columbia, yang melaporkan kandidat exomoon pertama pada tahun 2017. "Para astronom telah menemukan lebih dari 10.000 kandidat exoplanet sejauh ini, tetapi untuk exomoon jauh lebih menantang," kata Kipping, yang...

Monkeydactyl dari Tiongkok, Dinosaurus Terbang Bisa Panjat Pohon

Image
Para peneliti paleontologi telah menemukan  dinosaurus  terbang baru ditemukan yang dijuluki  "Monkeydactyl" .  Menurut penelitian baru yang diterbitkan di Current Biology, hewan ini adalah makhluk tertua yang diketahui berevolusi dengan ibu jari yang tumbuh berlawanan . Dijuluki  Monkeydactyl  kemungkinan spesies hewan purba ini menggunakan ketangkasannya untuk memanjat pohon, menggenggam benda, dan berburu mangsa. Fosil berusia 160 juta tahun lalu itu ditemukan di Liaoning, Tiongkok. Kemudian, temuan itu dipelajari oleh tim peneliti internasional dari Inggris, Tiongkok, Brasil, Denmark, dan Jepang dengan memanfaatkan pemindaian sinar-X untuk menyimpulkan bahwa fosil itu benar memiliki ibu jari. Nama ilmiah  dinosaurus  ini adalah  Kunpengopterus antipollicatus.  Dalam bahasa Yunani, kata  Antipollicatus  berarti ibu jari berlawanan. Jempol berlawanan biasanya ditemukan pada mamalia seperti manusia dan kera dan beberapa katak ...

NASA Rilis Foto Pemandangan Terbaru Planet Mars

Image
Di sana, anggota tim misi menangkap keindahan pemandangan alam Mars dengan kamera navigasi Curiosity, menurut laporan Space. Foto tersebut diambil di atas Gunung Sharp pada 16 November 2021. Robot penjelajah mengambil dua foto, satu pada pagi hari dan satunya pada sore hari. Namun, tim JPL NASA sangat takjub oleh keindahan lanskap, mereka lalu menggabungkan dua versi gambar mosaik hitam-putih dari waktu yang berbeda dalam sehari. Kemudian tim menambahkan warna oranye, biru, dan hijau. Warna biru melambangkan pemandangan pada pagi hari, warna oranye untuk pemandangan siang hari, dan warna hijau sebagai kombinasi keduanya. Curiosity bukanlah robot terbaru di Mars, karena pada 18 Februari 2021 NASA meluncurkan robot penjelajah Perseverance. Namun sejak mendarat pada Agustus 2012, Curiosity telah menjelajahi permukaan Mars dengan mengumpulkan data ilmiah berharga gambar dari permukaan Mars. Robot penjelajah itu mendarat di dalam Kawah Gale dalam sebuah misi untuk mempelajari kemungkinan pe...

Apa Kata Dunia Saat Lihat Zebroid, Hasil Kawin Silang Zebra dan Kuda

Image
Zebra hibrida atau dikenal dengan sebutan "Zebroid" umumnya memiliki fisik yang menyerupai induknya yang bukan zebra, tetapi tetap memilki sedikit motif zebra dalam tubuhnya. Persilangannya dilakukan antara pejantan zebra dengan betina yang non zebra, seperti halnya kuda (genus Equus).  Persilangan zebroid telah dilakukan sejak abad ke-19. Bermula dari percobaan yang dilakukan oleh Lord Morton pada tahun 1815, Ia mengawinkan kuda jantan quagga dengan kuda betina Arab kastanye. Hasil dari perkawinan tersebut merupakan bentuk hibrida dari kedua kromosom dua jenis kuda yang berbeda. Hal tersebut memantik minat Cossar Ewart (Profesor Sejarah Alam di Edinburgh) untuk menciptakan hibrida jenis lain.  Charles Darwin, sosok ilmuwan sohor telah merekam jejak awal persilangan kromosom hewan dalam bukunya yang berjudul The Variation of Animals and Plants under Domesticationyang dipublikasikan pada Januari 1868. "Karya eksperimental Lord Morton, telah melahirkan kuda hibrida dengan ...

Tujuh Fakta Terungkap dari X-37B, Pesawat Antariksa Rahasia Milik AS

Image
Salah satu pesawat antariksa paling menarik di dunia adalah pesawat mata-mata X-37B milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pesawat ini menerbangkan misi rahasia reguler yang tujuannya tidak sepenuhnya diketahui. Namun selama bertahun-tahun, informasi tentang pesawat tersebut, yang juga dikenal sebagai Orbital Test Vehicle (OTV), telah terungkap. Ada beberapa fakta mengenai pesawat antariksa rahasia tersebut yang kini telah terungkut. Berikut adalah tujuh fakta di antaranya, sebagaimana dikutip dari Live Science. 1. Spesifikasi dasar pesawat X-37B adalah jenis pesawat yang dapat digunakan kembali (reusable). Pesawat ini menyerupai versi yang lebih kecil dari salah satu pesawat ulang-alik milik NASA yang sekarang sudah pensiun. Pesawat X-37B ini awalnya dibangun oleh NASA pada tahun 1999, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Space.com. Panjangnya sekitar 29 kaki atau 8,8 meter dan tingginya 9,5 kaki atau 2,9 meter, dengan lebar sayap sedikit kurang dari 15 kaki atau 4,6 meter. B...

Pertama Kalinya, Medan Magnet di Sekitar Planet Ekstrasurya Terdeteksi

Image
Para peneliti telah mengidentifikasi tanda pertama dari keberadaan medan magnet yang mengelilingi sebuah planet di luar tata surya kita. Medan magnet bumi bertindak sebagai perisai terhadap partikel energik dari matahari yang dikenal sebagai angin matahari. Medan magnet bisa memainkan peran serupa di planet lain. Sebuah tim astronom internasional menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble telah menemukan tanda medan magnet di sebuah planet di luar tata surya kita. Temuan itu, dijelaskan dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy pada 16 Desember 2021 berjudul Signatures of strong magnetization and a metal-poor atmosphere for a Neptune-sized exoplanet. Tentu saja, temuan ini menjadi yang pertama kalinya fitur seperti itu terlihat di sebuah planet ekstrasurya. Medan magnet menjelaskan pengamatan wilayah luas partikel karbon bermuatan yang mengelilingi planet dan mengalir menjauh darinya dalam bentuk ekor yang panjang. Medan magnet memainkan peran penting ...

Mengapa Kita Belum Bisa Membangun Stasiun Luar Angkasa di Bulan?

Image
Memiliki pangkalan atau stasiun luar angkasa di bulan mungkin terdengar praktis. Stasiun luar angkasa di bulan bisa menjadi sangat berguna. Stasiun itu dapat menjadi titik pemberhentian antara meninggalkan Bumi dan menuju atau mencapai tempat yang lebih jauh di tata surya atau bahkan Bima Sakti. Tapi mengapa hingga saat ini kita tidak melakukannya? Ian Whittaker, dosen senior fisika, Nottingham Trent University menulis untuk the Conversation mengatakan, salah satu asalan kita belum dapat membangun stasiun luar angkasa di bulan adalah karena kita masih sangat jarang mengirim orang ke sana (bulan-red). "Kita hanya berhasil menempatkan astronot di bulan enam kali sejauh ini. Pendaratan di bulan ini terjadi dalam periode tiga tahun antara 1969 dan 1972 dan merupakan bagian dari serangkaian misi luar angkasa yang disebut misi Apollo," katanya. Tidak hanya itu, kita juga tidak memiliki roket yang cukup kuat untuk membawa manusia ke bulan. Jenis roket yang digunakan untuk membawa as...